N E W S
N E W S

www.greenomics.org
:: N E W S ::



News in 2012

News in 2011

News in 2010

News in 2009

News in 2008

News in 2007

News in 2006

News in 2005

News in 2004


Ada Kesenjangan Penguasaan SDA - Kompas.com, 15 Mei 2012

Indonesia: Destroying Tripa peat swamp forest is “an act of criminal vandalism” - redd-monitor.org, May 15 2012

Industri Kehutanan: Jadikan areal Kalista jadi kawasan moratorium - Bisnis.com, 13 Mei 2012

Regency head calls for stop to palm oil development in contested peat forest in Indonesia - mongabay.com, May 11, 2012

Data Beda, Peta Moratorium Hutan Dipertanyakan - mongabay.co.id, 11 Mei 2012

115 mining companies operating illegally in forest areas in Indonesia - mongabay.com, May 03, 2012

BPK Temukan 115 Perusahaan Lakukan Pertambangan Ilegal - mongabay.co.id, 3 Mei 2012

BPK: 115 Perusahaan Pertambangan Beroperasi Secara Liar - beritasatu.com, 3 Mei 2012

115 companies mining illegally: Report - The Jakarta Post, May 3rd, 2012

Lahan Gambut: Areal Rawa Tripa Diminta Dikembalikan - Kompas, 17 April 2012

Solusi Subsidi BBM dari Kementerian Kehutanan - Jurnal Nasional, 31 Maret 2012

Menhut Harus Tagih Kerugian Pemanfaatan Hutan Senilai Rp 321 T - Neraca, 29 Maret 2012

Kerusakan Hutan: Pemerintah didesak layangkan tagihan Rp312 triliun - Bisnis.com, 28 Maret 2012

Selesaikan Hak Masyarakat Adat - Kompas.com, 21 Maret 2012

Why Indonesia's Ministry of Forestry is reluctant to investigate APP's illegal logging of ramin trees - redd-monitor.org, March 20 2012

Ministry of Forestry signed off on clearing of forest with protected species in Indonesia - mongabay.com, March 15 2012

Court decision upsets plantation companies - The Jakarta Post, 3 March 2012

Indonesia investigates rainforest agreement breaches - The Foreigner, 29 February 2012

Izin Sah Tetap Berlaku - Kompas.com, 29 Februari 2012

Menhut: Penetapan Balik ke Aturan Lama - Kompas, 28 Februari 2012

Industri Kehutanan: Sejumlah izin terancam dicabut - Bisnis.com, 27 Februari 2012

Palm oil firm pays 'precedent-setting' fine for unauthorized land-clearing in Indonesia - mongabay.com, February 23 2012

Greenomics-ICW: Diskualifikasi Perusahaan Rusak Lingkungan - Jurnal Nasional, 23 Februari 2012

ICW & Greenomics Minta WWF Terbuka Masalah Sawit - beritasatu.com, 23 Februari 2012

KONFERENSI CPO: Syarat diskualifikasi, wajib diberlakukan - Bisnis.com, 22 Februari 2012

Moratorium Kehutanan: Perubahan Kedua Berpotensi Terjadi Lagi - Kompas, 20 Februari 2012

Large Area of New Guinea Stripped of Protection for Agribusiness - e360.yale.edu, 17 February 2012

How Norway and the Merauke Integrated Food and Energy Estate threaten peatland and forest in Papua - redd-monitor.org, 17 February 2012

Pertanian: 400.000 Ha Areal Moratorium Diubah untuk MIFEE - Kompas.com, 16 Februari 2012

More than 1 million acres of New Guinea forest cut from Indonesia's forest moratorium - mongabay.com, 16 February 2012

Energi: Biodiesel Jadi indikasi Pengelolaan Lingkungan - Kompas, 8 Februari 2012

Pulau Padang: Menhut: HTI Jalan dengan Syarat - Kompas, 3 Februari 2012

Activists express doubt over ‘lungs of the world’ plan - The Jakarta Post, 21 January 2012

Guest Post: Indonesia’s moratorium map fails to include data on settlements and smallholder farms - REDD-Monitor.org, 20th January 2012

Extreme mouth-sewing protest in Indonesia leads to logging inquiry - mongabay.com, 9 January 2012

Kasus Pulau Padang: Kemhut Didesak Cabut Izin PT RAPP - Kompas, 9 Januari 2012

 

Ada Kesenjangan Penguasaan SDA
Kompas.com, 15 Mei 2012

Jakarta, Kompas - Terdapat kesenjangan dalam penguasaan sumber daya alam. Di satu sisi, generasi muda diminta menjaga keberlanjutan lingkungan, di sisi lain generasi sebelumnya mengeruk sumber daya alam tiada henti.

”Generasi muda diminta berpikir keberlanjutan, sedangkan generasi sebelumnya justru menghabiskan SDA dan mengekspornya sebagai bahan mentah. Bahkan, digunakan sebagai alat perebutan kekuasaan di tingkat nasional dan daerah,” kata Direktur Eksekutif Greenomics Indonesia Elfian Effendi, Senin (14/5), di Jakarta.

Ia menanggapi paparan mantan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup Emil Salim, akhir pekan lalu, di Jakarta.

Saat itu, Emil mengatakan, paradigma pembangunan yang menitikberatkan aspek ekonomi semata tak boleh berlanjut. ”Harus ada dua aspek lain, yaitu sosial dan lingkungan, yang harus diperhatikan dalam pembangunan,” katanya.

Emil mendorong generasi muda untuk menggunakan SDA terbarukan, flora dan fauna, serta memberi nilai tambah.

Menurut Elfian, sebagai sebuah komitmen, seruan itu harus didukung. ”Kenyataannya, penguasaan SDA di tangan sekelompok orang yang menguasai puluhan juta hektar lahan,” katanya. Ia merujuk pada penguasaan lahan untuk pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.

Contoh buruk

Elfian menilai, saat ini ada keterputusan kebijakan. Di berbagai daerah, banyak izin pengusahaan hutan terbit jelang pemilihan kepala daerah.

”Praktik-praktik itu yang dipertontonkan kepada generasi muda. Bagaimana bisa menuntut mereka berpikir soal nilai tambah dan masalah keberlanjutan? Jika dibiarkan berlarut, semua ratifikasi dokumen tingkat global itu tidak berbunyi,” katanya.

Di Indonesia, lanjutnya, pengelolaan SDA minus keteladanan. Untuk memperkecil kesenjangan, perlu penegakan hukum kepada pelanggar pengelolaan SDA.

Pada sisi kebijakan, pemerintah menetapkan rencana induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia yang membagi wilayah Indonesia sebagai koridor ekonomi. Hal itu dinilai ancaman bagi lingkungan.

Emil, yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Presiden merangkap anggota Bidang Lingkungan dan Ekonomi, menegaskan, tahun 2045 Bumi takkan mampu mendukung kehidupan 9 miliar penduduk dunia. Hal itu disebabkan eksploitasi tiada henti. (ISW)
     

Copyright © 2004 - 2011 Greenomics Indonesia. All rights reserved.....................